Langsung ke konten utama

Because This Heart

Karena hatiku adalah awan
Yang selalu putih dan kembali diesok hari meski melewati banyak kegelapan
Karena hatiku adalah lautan
Yang selalu penuh oleh air ketenangan meski banyak ombak memecahbelahkan
Karena hatiku adalah udara
Yang selalu bisa hidup sendiri bahkan menghidupi yang sudah mati
Karena hatiku adalah langit
Yang selalu luas meski dilihat dari sudut dunia manapun
Karena hatiku adalah hati yang tegar
Ketika hati telah berhasil melewati beribu malam dengan luka
Ketika hati mampu membereskan sendiri serpihan-serpihannya yang berantakan
Ketika hati sudah melewati padamnya sinar yang pernah benderang
Dia tetap bangkit, dan harus tetap bangkit
Sakit dan luka yang pernah dirasa bagai petir yang hanya pada musim hujan saja
Karena masih ada musim semi, musim salju, dan musim indah yang lainnya
Meski pernah terbakar dan rapuh oleh harapan
Setidaknya dia pernah berkawan dengan kebahagiaan, sebelum semuanya menjadi gelap dan hilang
Memang sudah seharusnya sadar, bahwa mencintai tidaklah seharusnya mendekap
Bahwa mencintai tidaklah seharusnya diumbar
Diam, dan rasakan
Entah itu sakit, atau bahagia
Cukuplah hati sendiri yang menampung
Biarkan dia yang melewatinya
Yang lainnya? Bereskan tugas menjadi wanita tegar
Diamlah, biarkan senyum menjadi teka teki alam
Tertawalah, biarkan satu saja yang meluapkan kesedihan
Masih banyak kebahagiaan yang dunia sediakan jika ingin melangkah lagi
Maka jangan biarkan kesedihan mendominasi hidup dan hati yang seharusnya bersuka

Komentar

Postingan populer dari blog ini

INI UNTUKMU AYAH

Assalamu’alaikum Hai, salam kenal aku Salsa. Tulisan ini dibuat pada hari Selasa, 29 Juni 2021 tepatnya pukul 00.37 dini hari. Aku ingin sedikit bercerita tentang sosok hero terhebat yang pastinya sudah membuatku jatuh cinta sejak pertama kali indera penglihatanku menyapa alam. Mungkin dulu dialah sosok yang pertama kali tersenyum haru, bangga dan bahagia menyambut tangisanku yang nakal. Kalian tahu? Mungkin dulu Salsa kecil memanggil-manggil kedua malaikat yang akan selalu melindungi dan menyayanginya selama dia hidup, berupa tangisan yang memekakkan telinga siapapun yang mendengarnya. Mengikarkan janji bahwa Salsa akan selalu menyayangi kedua malaikatnya selama dia pun masih hidup. Mungkin dulu sosok tangan kekar penuh keringat yang selalu menggendong dengan bangga putri kecilnya, lalu malaikat bermata teduh dan bermandikan peluh mencium lembut seraya berbisik “selamat dating nak, ini keluargamu, tempatmu pulang. Ayah dan Ibu akan selalu menjagamu”. Mereka selalu memberikan kasih sa...

Untuk Pejuang Tenang

Layaknya karang yang selalu diterpa ombak. Dari ombak kecil bahkan badai hingga amukan laut yang semula tenang. Seperti itulah perumpamaan raga manusia. Dia bisa rapuh, dia bisa hancur, dia bisa kehilangan asanya. Ketika seluruh dunia berlomba-lomba menjadi yang terkuat untuk menyakitinya. Manusia bukan karang yang meskipun dia sudah hancur tetapi tetap mampu menjadi karang yang sama setelahnya. Tidak apa-apa menyerah sebentar, tidak apa-apa ingin berhenti sebentar, manusiawi. Manusia punya rasa lelah yang amat sangat hingga mampu memporak porandakan tujuan hidupya. Mampu melupakan penciptanya dan mampu merajut fikiran bahwa mati adalah yang terbaik daripada hidupnya. Tertekan, tersiksa, terhimpit didalam batin lebih menyakitkan daripada sakit fisik yang mampu menghilangkan kesadaran manusia. Karena batin yang terlalu lelah disabit parang, bukan hanya mampu menghilangkan kedasaran, tetapi juga mampu menghilangkan nyawa. Bahkan oleh orang-orang yang ternyata adalah orang yang disayangi,...